Bull trap dan bear trap adalah pola yang sering ditemukan dalam perdagangan. Namun, para pedagang mengkhawatirkan dua jebakan ini. Sesuai dengan nama yang diberikan, sebuah jebakan akan dibuat untuk menangkap kenaikan atau penurunan pada posisi yang lemah sebelum harga berbalik.

Yang pasti, keduanya bisa menyebabkan kerugian besar bagi para trader. Lantas, apa perbedaan keduanya? Bagaimana Anda menghindari situasi ini? Silakan lihat instruksi di bawah ini.

PENGERTIAN BULL TRAP

Bull Trap adalah sinyal palsu akan menunjukkan tren turun aset (cryptoccureny atau indeks) membalikkan arahnya dengan ekspektasi bahwa tren akan bertemu atau menembus di atas level pertahanan. Selama tren kemiringan yang tiba-tiba, investor atau pedagang sering kali terpikat untuk membeli atau membuka posisi beli pada aset, mengantisipasi penembusan. Namun, tren berbalik kembali setelah waktu yang singkat dan memperlihatkan bahwa nilai mata uang kripto / indeks terus menurun. Sayangnya bagi para pedagang dan investor yang bullish, mereka terjebak dalam perdagangan dan akibatnya mengalami kerugian. Bull Trap terjadi ketika ada kenaikan harga yang cepat dalam tren turun.

PENGERTIAN BEAR TRAP

Bear trap adalah Sinyal palsu akan menunjukkan tren naik aset (cryptoccureny atau indeks) yang membalikkan arahnya menuju tren turun. Ini memikat para pedagang untuk ingin segera menutup posisi mereka untuk menghindari kerugian lebih lanjut. Beberapa akan segera membuka posisi pendek dengan harapan akan mendapat untung dari penurunan nilai, padahal sebenarnya tren tiba-tiba berbalik lagi dan terus miring. Bear Trap terjadi ketika ada penurunan harga yang cepat dalam tren naik.

6 CARA UNTUK MENGHINDARI BULL TRAPS DAN BEAR TRAPS

Apakah Anda seorang profesional atau pedagang baru, Anda dapat mempraktikkan kebiasaan berikut untuk menghindari jatuh ke dalam bull traps dan bear traps.

1. Periksa Volume

Jika terjadi perubahan nilai aset tetapi volumenya tetap konsisten, maka ada kemungkinan akan terjadi trap.

2. Cari divergensi RSI

RSI (Relative Strength Indicator) berkisar antara 0 hingga 100 dan ini adalah indikator momentum yang memetakan kekuatan dan kelemahan harga aset. RSI <25 menunjukkan kondisi oversold sedangkan RSI> 75 menunjukkan kondisi overbought. Saat harga bergerak naik, RSI meningkat jika ada momentum dan dukungan di balik kenaikan harga. Demikian pula, RSI biasanya menurun saat harga bergerak ke bawah.Divergensi terjadi ketika harga dan RSI bergerak berlawanan arah. Ini menunjukkan bahwa pergerakan harga lemah dan tidak didukung oleh momentum yang signifikan.Dalam grafik TradingView BitOrb Testnet, pengguna dapat melacak RSI dan memvisualisasikan pola terhadap harga aset.Di bursa BitOrb, pedagang dapat melakukan pemesanan berdasarkan indikator RSI. Anda dapat membuat pesanan bersyarat menggunakan Orchestrator saat Anda merasa RSI menjadi oversold dan secara otomatis membuka posisi buy.

3. Lihat beritanya

Berita memainkan peran penting dalam sentimen pasar terhadap suatu aset. Jika ada pergerakan harga mendadak dengan volume rata-rata, trader bisa mengecek berita untuk memastikan melakukan tindakan trading.

4. Gunakan perintah stop-loss

Meskipun Anda melakukan riset, Anda tidak akan pernah bisa sepenuhnya yakin dengan keputusan perdagangan Anda karena pasar bisa melawan Anda. Karenanya, Anda dapat menggunakan stop-loss untuk membatasi penyisihan kerugian dan melindungi posisi Anda.

5. Perdagangkan hanya searah tren utama

Trading melawan tren utama membutuhkan tingkat keahlian dan pemahaman yang lebih tinggi tentang trading di pasar masing-masing. Ini tergantung pada selera risiko pedagang apakah mereka bersedia berdagang melawan tren pasar dan pedagang baru biasanya disarankan untuk mengikuti tren dasar.

6. Periksa beberapa kandil berikutnya setelah penembusan

Meskipun penembusan terjadi, pedagang selalu dapat memeriksa kandil setelah penembusan untuk melihat apakah itu akan menjadi tren yang berkelanjutan atau hanya peristiwa sekali saja.

Pada akhirnya, bahkan jika Anda jatuh ke dalam bull traps dan bear traps, jangan panik dan percayalah pada apa yang telah Anda pelajari. Teruskan pengetahuan baru Anda dan cobalah untuk tidak menjadi tangan yang lemah lain kali

One thought on “Pengertian Bull Trap dan Bear Trap dalam Trading, Serta Cara Menghindarinya!!”

Tinggalkan Balasan ke RamaGans ID Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *