Blueprint merupakan produk Apple yang dilaporkan telah dicuri oleh kelompok peretas yang menamakan diri REvil. Aksi peretasan itu mereka lakukan terhadap perusahaan pemasok perangkat Apple, Quanta.

Aksi tersebut berhasil dilakukan setelah mereka mengirimkan ransomware terhadap perusahaan tersebut. Alhasil, cetak biru atau blueprint produk Apple pun berhasil digondol.

Kabar ini telah ramai dalam sepekan terakhir. Sebab, setiap hari blueprint produk Apple diunggah secara bertahap di forum peretas (dark web). REvil juga kemudian meminta tebusan kepada Apple sebesar USD50 juta atau Rp726 miliar untuk hasil curiannya itu, dengan tenggat waktu sampai 1 Mei 2021 mendatang.

Modus rasomware dilakukan dengan mencuri data korban, menguncinya dengan enkripsi, dan meminta tebusan. Jika tebusan diterima maka mereka akan memulihkan data itu atau malah kabur sama sekali.

REvil telah melakukan peretasan besar-besaran selama sebulan terakhir. Mereka pun menuntut tuntutan tebusan yang sangat tinggi dalam serangan yang menargetkan Acer (US$50 juta), Pierre Fabre (US$25 juta), dan Asteelflash (US$24 juta).

Referensi: https://www.instagram.com/p/CN_zyUGDSR4/?utm_medium=copy_link

https://www.google.com/amp/s/www.cnnindonesia.com/teknologi/20210423074120-185-633706/data-apple-diretas-hacker-minta-tebusan-triliunan/amp

Partner: https://instagram.com/xploresecurity.github.io/

Xylaufya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *